Hetalia: Axis Powers - Poland

Rabu, 16 Desember 2015

Wedang pokak khas batu





Kalau lagi kedinginan atau tidak enak badan, enaknya minum minuman alami yang menyehatkan. Seperti  jahe yang bisa menjadi minuman penghangat sekaligus obat. Wedang jahe, merupakan minuman khas dari daerah Jawa Timur. Wedang jahe bisa disebut juga wedang pokak, Pak Yusni  adalah salah satu pelopor pembuat wedang pokak instan sebagai oleh – oleh khasnya Kota Batu di Malang Jawa Timur.


Jahe termasuk dalam kategori rempah rempah sejenis dengan kunyit dan kencur yang cocok tumbuh didaerah tropis dan subtropis. Daunnya menyirip dengan kisaran panjang 15 sampai dengan 23 milimeter, biasanya para petani jahe baru bisa memanen jahe saat usia 8 sampai dengan 10 bulan. Ditandai dengan daun akan menguning dan lama lama kering, saat itulah jahe baru bisa dipetik.

Jahe memiliki kandungan zat gingerol yang menciptakan rasa pedas, itu dia kenapa tubuh bisa hangat pada saat makan atau minum jahe .Kalau Pak Yusni memakai jenis jahe emprit atau kecil. Jenis jahe ini lebih pedas dari jahe gajah, selain itu jenis jahe tersebut lebih mudah didapatkan di daerah kota Batu. Langkah pertama yang harus dilakukan ketika membuat wedang Pokak adalah cuci terlebih dahulu jahe jahe yang sudah ada dengan air bersih, jangan sampai ada sisa sisa kotoran yang nempel dijahenya. Begitu pula dengan daun sereh dan daun pandannya. Semua bahan yang digunakan untuk membuat wedang Pokak ini alami karena terdiri dari hasil bumi.

Langsung saja menuju ke tempat pemprosesan, kita potong – potong jahe yang sudah dibersihkan menjadi potongan kecil, agar mudah dihancurkan saat masuk ke mesin slep. Tiap resepnya wedang pokak membutuhkan 5 kilogram jahe. Potong juga daun sereh, buang bagian ujungnya  dan potong kecil- kecil jangan lupa potong daun pandannya juga, sedangkan kayu manis hanya perlu dipecahkan saja. Dan pala yang diambil isinya saja .

Langsung saja campur semua bahan yang ada, masukan bahan sedikit demi sedikit kedalam mesin slep sambil sesekali tuang air biar tidak seret.

Untuh menghilangkan ampasnya pisahkan dulu dengan alat SPINNER, tapi larutannya harus dibungkus dengan kain screen dulu, supaya tidak lengket.Putar sampai ampas dan airnya terpisah hingga air jahe sudah siap masuk ke perebusan dengan bahan lainnya.Oke saatnya perebusan, rebus air jahe di kwali besar lalu tambahkan cengkeh dan garam, dengan panas yang maksimal serta mesin yang berputar untuk mengaduk secara otomatis air jahe akan mengkristal dan padat.

Jika sudah setengah jam, masukan gula putih ukurannya sebanding dengan berat jahenya dan tunggu sampai air mendidih. Kemudian masukkan gula merah jangan terlalu lama karena nanti akan gosong, tunggu sampai 2 jam sampai mesin ekstraksi terus berjalan hingga jahe berubah wujud menjadi padat.

Supaya jadi bubuk dan bisa kita nikmatin dalam bentuk minuman hancurkan dulu jahe kristalnya menggunakan mesin slep lagi, harus pakai masker ya, soalnya saat jahe Kristal masuk ke mesin langsung jadi bubuk lembut, kalau masuk ke pernapasan bisa jadi bahaya. Dari bahan baku jahe tersebut bisa menghasilkan bubuk wedang pokak instant hingga dua kali berat bahan bakunya  jadi lebih ekonomis.

Oke wedang pokak instannya sudah jadi, tapi akan lebih menarik kalau pakai kemasan yang cantik. Timbang per 150 gram tiap bungkusnya, selain rasa original, sebagai varian lainnya ada juga rasa susu dan kopi, sebelumnya campur dulu bubuk jahe dengan bubuk susu. Buat yang suka pahit bisa coba rasa kopinya. Jangan lupa rekatkan plastiknya dengan mesin sealer biar tidak tumpah .Harganya 9000 rupiah saja wedang pokak ini bisa jadi obat nyeri gigi dan gusi, karena jahe bersifat anti jamur dan anti bakteri. 


0 komentar:

Posting Komentar